29 Mei 2011

Penghantar Awal Pemograman Client - Server

29 Mei 2011
Merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.

Dalam model client/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan.
Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end

Komponen klien dari aplikasi dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server

Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

Karakteristik Server
Pasif
Menunggu request
Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa service

Karakteristik Client
Aktif
Mengirim request
Menunggu dan menerima balasan dari server

Macam arsitektur Aplikasi
Standalone (one-tier)
Pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Kode aplikasi, data dan semua komponen sistem ditempatkan dan dijalankan pada host.

Client/Server (two-tier)
Dalam model client/server, pemrosesan pada sebuah aplikasi terjadi pada client dan server. Dengan client/server user dair berbagai lokasi dapat mengakses data yang sama dengan sedikit beban pada sebuah mesin tunggal

Three-Tier / Multi-Tier
Presentation Logic, komponen ini bertanggung jawab dalam memformat dan mempresenting data pada pengguna atau alat keluaran dan mengendalikan masukan pengguna dari keyboard atau alat input lainnya.

Processing Logic, komponen ini berguna untuk menangani logika pemprosesan data (data processing logic) , logika aturan bisnis (business rule logic), dan logika manajemen data (data management logic).
Proses data logic merupakan aktifitas untuk memvalidasi data dan mengindentifikasi proses eror pada data.
Business rule tidak mempunyai kode pada DSMS, tetapi mempunyai kode pada komponen pemprosesan.
Data management logic mengindentifikasikan data yang diperlukan/penting untuk memprosesan transaksi atau query

Storage Logic, komponen ini bertanggung jawab pada penyimpanan data dan perbaikan data dari alat penyimpan yang bekerja dengan aplikasi

1 comments:

Anonim mengatakan...

emang blok kontol

Poskan Komentar

sampaikan komentar dengan sopan dan bertanggung jawab :)