08 Agustus 2009

Statement SWITCH – CASE

08 Agustus 2009
Pernyataan swich adalah pernyataan yang digunakan untuk menjalankan
salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, berdasarkan nilai
dari sebuah ungkapan dan nilai penyeleksian.
Syntaksnya :



Hal – hal yang perlu diperhatikan adalah :
1. Dibelakang keyword case harus diikuti oleh sebuah konstanta, tidak boleh
diikuti oleh kondisional.

2. Konstanta yang digunakan bertipe int atau char

3. Jika bentuknya seperti diatas maka apabila ekspresi sesuai dengan
konstanta2 maka pernyataan2, pernyataan3 sampai dengan
pernyataanlain dieksekusi. Untuk mencegah hal tersebut, gunakan
keyword break;. Jika keyword break digunakan maka setelah
pernyataan2 dieksekusi program langsung keluar dari pernyataan switch.
Selain digunakan dalam switch, keyword break banyak digunakan untuk
keluar dari pernyataan yang berulang ( looping ).

4. pernyataan ’default’ dieksekusi jika konstanta1 sampai konstantaN tidak
ada yang memenuhi ekspresi.

Contoh program:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int bil;
clrscr();
cout << "Masukkan bilangan : ";
cin >> bil;
switch (bil)
{
case 1 : cout << "Anda memasukkan bil. satu";
break;
case 2 : cout << "Anda memasukkan bil. dua";
break;
case 3 : cout << "Anda memasukkan bil. tiga";
break;
default: cout << "Anda memasukkan bil selain 1, 2, dan 3";
break;
}
getch();
}


contoh program:

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
char kode;
clrscr();
cout<<"Masukkan Kode Barang [A..C] : ";
cin>>kode;
switch(kode)
{
case 'A' :
case 'a' :
cout<<"Alat Olah Raga";
break;
case 'B' :
case 'b' :
cout<<"Alat Elelktronik";
break;
case 'C' :
case 'c' :
cout<<"Alat Masak";
break;
default:
cout<<"Anda Salah Memasukan kode";
break;
}
getch();
}

0 comments:

Poskan Komentar

sampaikan komentar dengan sopan dan bertanggung jawab :)